Kontigensi Pekerjaan

Jan 9, 2013 | | Say something

Beberapa hari lalu saya baru saja selesai melakukan kegiatan closing bulanan yang sekaligus closing tahunan di kantor. Kegiatan closing itu membuat saya harus rela lembur empat hari berturut-turut, termasuk satu hari ke kantor saat hari libur. Tugas saya sebenarnya mudah, hanya tinggal posting jurnal keuangan ke sistem yang kantor saya gunakan. Namun seiring dengan kebutuhan kepatuhan terhadap standar-standar tertentu, maka saya harus mereview jurnal tersebut secara komprehensif sebelum saya posting ke sistem. Jurnal yang saya review per bulannya berkisar antara 50 – 70 jurnal, yang harus selesai diposting dalam waktu tiga hari kerja.

Itulah kegiatan rutin saya tiap awal bulan untuk persiapan closing bulanan. Di hari-hari itu saya harus lembur minimal tiga hari berturut-turut dengan jam pulang antara pukul 10 sampai 11 malam. Saya harus benar-benar menyiapkan kondisi tubuh saya agar selalu fit di saat hari-hari kritis tersebut, karena memang saat ini saya tidak memiliki backup di pekerjaan tersebut. Tidak adanya backup karena praktis orang lain di grup saya memiliki tanggung jawab yang berbeda satu sama lain.

 

Kemarin ini saya menyampaikan ide kepada supervisor saya agar ada seseorang yang menjadi backup saya untuk kegiatan closing ini saat saya berhalangan. Saya menggunakan istilah kontigensi untuk itu. Kontigensi dimana saat saya berhalangan, maka bisnis tetap berjalan seperti biasa tanpa ada ketimpangan di sana sini. Saya menyampaikan pandangan saya kepada supervisor saya mengenai prediksi kota Jakarta di awal Februari 2013.

Prediksi tersebut adalah tentang kemungkinan banjir besar di Jakarta tahun 2013. Rumah yang saya tempati saat ini termasuk daerah yang rawan banjir. Tahun 2007 lalu saat banjir besar terjadi, rumah ini kemasukan air hingga pinggang orang dewasa. Bahkan di bulan November lalu, komplek perumahan saya sempat terendam banjir setinggi paha orang dewasa di jalanan komplek. Dan saat hal itu terjadi, maka saya pasti berhalangan hadir ke kantor. Kalau kebetulan saat itu adalah masa closing, maka dapat dipastikan saya tidak akan dapat mengerjakan pekerjaan tersebut karena yang pasti fokus saya adalah pada rumah dan keluarga dan bukan kepada pekerjaan. Oleh karena itu saya meminta ada seseorang yang bisa menjadi backup saya jika banjir besar benar-benar terjadi.

Supervisor saya menyambut baik usulan saya dan langsung memberikan rekomendasi seseorang yang akan membackup saya nantinya. Untungnya orang yang direkomendasikan menerima dengan tangan terbuka, namun dengan syarat saya harus mengajarkan segala sesuatu tentang kegiatan closing tersebut kepadanya. Saya menyanggupi syarat tersebut. 

Karena dia tahu bahwa memang saat closing nanti beban pekerjaan cukup berat, dia pun bilang ke saya bahwa dia akan lebih rajin berdoa agar tidak terjadi banjir besar di Jakarta, paling tidak saat-saat closing tersebut. 

Saya pun lega setelah memiliki backup untuk melakukan pekerjaan saya saat ini. Saya juga tidak menghendaki agar kontigensi ini dijalankan. Namun ini harus dilakukan untuk mengantisipasi keadaan yang tidak diinginkan, dan saya nantinya malah dipaksa untuk datang ke kantor saat mengalami musibah.

Saat ini orang yang akan membackup saya sedang meminta akses ke sistem seperti yang saya miliki untuk pekerjaan closing ini. Saya yakin walaupun alasannya adalah kontigensi, pasti permintaan aksesnya akan disetujui oleh manager saya.

Dengan demikian dalam satu dua minggu ke depan saya akan memberikan semua yang saya ketahui mengenai pekerjaan closing tersebut kepada rekan saya yang bersedia menjadi backup saya. Ini adalah persiapan agar yang bersangkutan tidak terlalu kesulitan saat harus memeriksa jurnal secara menyeluruh. Saat ini saya sudah mengetahui sebagian besar pola jurnal yang dibuat oleh rekan-rekan lain saat closing, sehingga dengan memberikan seluruh tips dan trik yang saya ketahui, teman saya ini akan lebih mudah dalam melakukan review dan pastinya menghemat waktunya sangat banyak.

Terima kasih teman karena sudah bersedia menjadi backup saya. Semoga memang banjir besar tidak terjadi. Meskipun terjadi, tidak sampai ke halaman rumah saya. {nice1}

Posted in: Kegiatan Kantor | Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Levidio Invitation