Abu dan Mandi

Pagi ini, setelah berminggu-minggu menunggu, akhirnya Abu bersedia untuk dimandikan. Namun untuk memandikannya tidak semudah yang dibayangkan walaupun Abu lebih banyak bekerja sama.

Sehabis shalat subuh pagi ini saya jogging sekitar 50 menit. Ketika sampai rumah kembali, Abu masih ada di rumah sedang pangku dengan istri. Langsung saja saya menyuruh istri untuk mempersiapkan handuk, sabun colek dan ember untuk keperluan mandinya Abu. Rupanya istri memberikan lebih, yaitu air panas, supaya Abu tidak terlalu kedinginan ketika mandi nanti.

Memang Abu sungguh cerdas sehingga entah bagaimana dia tahu bahwa saya akan berbuat sesuatu kepadanya. Ketika habis dikasih keripik kesukaannya Abu langsung berusaha keluar dari rumah. Namun usaha keluar dari rumahnya tidak sungguh-sungguh seperti minggu-minggu sebelumnya, karena begitu dipancing dengan kerincingan keripik, Abu balik lagi masuk rumah.

Ketika dia balik lagi dan mencicipi keripik pancingannya, langsung saja saya tangkap dan bawa dia ke kamar mandi yang di dalamnya telah disiapkan peralatan mandi untuk Abu. Abu langsung berteriak-teriak di dalam kamar mandi, apalagi ketika air keran kamar mandi dibuka. Teriakan makin menjadi-jadi, tapi saya selalu menjawab teriakannya dengan kata-kata yang menyejukkannya.

Abu berjalan-jalan keliling kamar mandi untuk menghindar dari siraman air dari gayung. Kadang ia bersembunyi di belakang WC duduk, tapi karena dia tidak suka kena air, maka ketika dia bersembunyi, saya siramkan air ke arah belakang WC duduk tersebut. Posisi pasrah Abu ketika dimandikan adalah berdiri mencakar pintu kamar mandi yang malah memudahkan saya untuk memandikannya. Tentunya selama pemandian Abu berteriak sekencang-kencangnya.

Selesai dimandikan dan membilas bekas sabun colek di tubuhnya, Abu langsung diberikan handuk yang sudah disiapkan oleh istri. Mengeringkannya dengan handuk di kamar mandi agak sedikit susah karena lantai kamar mandinya basah semua karena dia berjalan di sekeliling kamar mandi. Akhirnya setelah mengeringkan sedikit badannya Abu, saya membuka kamar mandinya dan Abu langsung loncat keluar, dan kebetulan saat itu pintu utama rumah sedang dalam keadaan terbuka.

Jadilah Abu berhasil menghindar dari usaha saya untuk mengeringkannya. Namun rupanya dia menghindar semata-mata karena tidak mau dikeringkan badannya oleh saya maupun istri. Abu ingin show off di hadapan semua orang. Ini terbukti dari upayanya berjemur diri di depan rumah seperti yang tertangkap kamera istri saya di bawah ini

Congrats buat Abu yang telah mandi untuk kali pertamanya di tahun 2011 ini. Semoga makin sering mandi di masa-masa mendatang. Abis ini Abu boleh pangku lagi deh….dan dikasih keripik yang lebih banyak lagi. {nice1}

Leave a Reply

Your email address will not be published.