Abu dan Dokter Hewan

Sejak kemarin Abu terlihat lemah dan tidak mau makan. Pagi ini praktis dia ada di rumah dan masih terlihat lemas walaupun sempat melakukan ritual pagi yaitu keluar rumah, kemudian buang air di pasir bangunan depan rumah.

Karena tidak mau makan, saya dan istri memberikan obat. Sehabis dikasih obat Abu langsung batuk-batuk, bersin dan banyak mengeluarkan lendir. Setelah itu dia langsung istirahat kembali naik ke atas mencari tempat yang tersembunyi supaya tidak dipaksa lagi dikasih obat.

Siangnya karena masih batuk-batuk berdahak, saya dan istri lagi-lagi memberinya obat. Tak tahunya reaksinya lebih parah daripada pagi tadi. Dahak yang dikeluarkan ada mengandung darahnya. Kami takut ia terkena TBC sehingga langsung telpon dokter hewan terdekat di dekat rumah makan Bebek Slamet.

Membawa Abu ke dokter hewan juga bukan merupakan pekerjaan mudah. Agak susah membawanya masuk ke mobil, namun untungnya dia ketika ingin kabur dari rumah (karena mungkin tau mau dipaksa lagi) saya melihatnya dan langsung memasukkannya ke dalam mobil di tempat kaki bangku depan.

Dia kebingungan dengan suasana mobil, tapi setelah melihat saya dan istri saya di dalam, dia agak tenang sedikit walaupun melihat-lihat keluar karena masih kebingungan. Untungnya Abu tenang sepanjang perjalanan dan ketika sampai tempat dokter hewan, saya meminta istri untuk masuk terlebih dahulu dan memanggil bantuan petugas dokter hewan untuk memastikan Abu tidak kabur.

Setelah sampai ke meja dokter, Abu langsung dicek dan diberitahukan oleh dokter hewannya bahwa Abu menderita virus dan virus itu cukup mematikan karena membuat si kucing tidak mau makan karena daerah pernapasan dan pengunyah makanannya bengkak sehingga dia akan merasa sakit jika memasukkan sesuatu ke dalam mulutnya. Si dokter berpesan tidak usah diberikan obat atau apapun lewat mulutnya, tapi dia memberikan alternatif untuk diberikan infus setiap hari, dengan membawa Abu pagi-pagi ke dokter hewan dan mengambilnya sore harinya.

Tadi Abu diberikan infus yang berisi air, obat dan sedikit protein sebanyak 60 cc lewat suntikan. Saat ini Abu sudah berada di rumah, dan kami hanya melakukan observasi terhadap Abu dan kemungkinan Senin nanti akan dijemput oleh petugas klinik hewan tersebut dan diantar pulang sore harinya.

Semoga Abu sudah bisa makan kembali supaya pertahanan tubuhnya kembali pulih dan dia bisa bermain-main lagi dengan kami semua.

Cepat sembuh ya Abu… {nice1}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *