Pertemuan Pertama Altina dan Agneta

Saya mendapatkan kabar bahwa adik saya sudah balik dari rumah sakit kemarin dan hari ini adalah jadwal untuk menjenguk dia dan bayinya, Agneta.

Adik saya bilang untuk membawa serta Altina ke rumahnya, sehingga Altina dan Agneta dapat diketemukan langsung. Aku langsung setuju dan kebetulan istriku pun setuju.

Banyak sekali tantangan untuk pergi ke rumah Agneta pagi-pagi di hari minggu ini. Yang pertama dan yang paling utama adalah jadwal tidur Altina yang masih suka melek dari pukul 1 pagi hingga pukul 6 pagi, sehingga saya dan istri harus terjaga ketika seharusnya kami tidur.

Yang kedua adalah pertandingan El Clasico antara Real Madrid dan Barcelona yang ditunggu-tunggu untuk ditonton mulai pukul 4 pagi.

Dengan kedua tantangan tersebut membuat saya dan istri baru bisa melek sejak pukul 9. Ditambah kumpul nyawa dan persiapan maka kami baru berangkat menjelang pukul 11.

Persiapan pun bukan perkara mudah. Ini adalah kali pertama Altina keluar rumah tanpa ke rumah sakit. Istri harus menyiapkan bawaan untuk kepentingan Altina yang meliputi kapas bola, popok, tisue basah, dan juga pompa susu yang diminta adik saya untuk dibawa.

Saya pun menyiapkan car seat untuk Altina. Hari ini adalah hari pertama dia menggunakan car seat setelah sebelumnya selalu saja ada alasan dari Ibu dan Yangtinya untuk tidak menggunakan car seat. Rupanya Altina cukup menikmati car seatnya sepanjang perjalanan pergi dan pulang…..Anak pintar!

Pukul 12 menjelang azan zuhur saya, istri dan Altina sampai ke rumah adik saya. Langsung Altina diboyong ke kamar tempat Agneta tidur dan diletakkan di tempat tidur yang sama dengan Agneta. Walaupun keduanya berdampingan, tapi tidak sepatah katapun bahkan interaksi antar mereka terjadi karena masing-masing sibuk dengan nyenyaknya tidur.

Yang heboh adalah orang-orang yang berada di kamar tersebut, yang meliputi adik saya, istri saya, mama saya, kedua keponakan saya, sepupu saya dan tante saya. Mereka semua heboh dan terasa berisik sekali walaupun tidak mengganggu kedua sepupu yang sedang terbuai dengan mimpi masing-masing.

Saya hanya sebentar berada di kamar tersebut dan lebih banyak berada di ruang utama rumah adik saya. Bahkan setelah makan siang, saya lebih memilih untuk mengganti jam tidur saya yang hilang tadi malam. Lumayan juga, sekitar satu hingga satu setengah jam saya tertidur lelap untuk mengisi energi untuk menyetir pulang ke rumah.

Setelah asar akhirnya saya, istri dan Altina pulang ke rumah. O ya hari ini pula kami menjemput pembantu yang akan membantu mertua saya dalam mengurus rumah dan Altina nantinya.

Sekitar pukul 5 sore kami sampai rumah dan Altina langsung dimandikan oleh Yangtinya, walaupun sempat ada insiden Altina mengeluarkan buang air besar sesaat setelah popok lamanya dilepas sehingga tersebar ke kasur yang sedang ditiduri Altina dan Yangtinya dengan senang membersihkan hasil buang air besar Altina tanpa ada kekesalan sedikit pun.

Gimana perjalanan pertamamu Nak? Apakah enak? 😀 {nice1}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *