Mencabut Subsidi BBM di Jakarta, Apakah Mungkin?

Ahok

Dua minggu terakhir ini kita membaca, melihat dan mendengar seorang pejabat di Pemerintah Daerah DKI Jakarta berkoar tentang rencananya akan mencabut subsidi BBM di Jakarta. Banyak komentar yang beredar di media, bahkan beberapa kali saya temukan perdebatan di kalangan masyarakat saat berada di warung kopi. Ada yang mendukung, ada yang mencibir bahkan ada yang kagum dengan rencana sang pejabat tersebut yang terkenal berani. Namun bagi saya, selama rencana hanya baru omongan tanpa kenyataan, maka itu hitungannya masih omong kosong belaka. Mungkin komentar saya akan berbeda jika sang pejabat mempunyai rencana jelas dan mampu menentukan tanggal berlakunya pencabutan BBM subsidi di Jakarta.

Saat ini yang menjadi pertanyaan bagi saya adalah mungkinkah Pemerintah Daerah DKI Jakarta dapat mencabut subsidi BBM paling tidak untuk wilayah DKI Jakarta saja? Atau bisa jadi apakah ini hanyalah salah satu bentuk pencitraan dari sang pejabat Pemda DKI?

Continue reading

Harga BBM Non Subsidi Kemahalan?

Saat saya menulis artikel ini, harga Pertamax di SPBU normal DKI Jakarta adalah Rp 9.900 per liter, sedangkan harga Pertamax di SPBU bersaing DKI Jakarta adalah Rp 9.700 per liter. Bagi pembeli BBM Non Subsidi mungkin sudah terbiasa dengan harga Pertamax di angka Rp 9.000-an per liter dalam kurun waktu paling tidak satu tahun terakhir ini. Saya merasa harga Pertamax di angka Rp 9.900 per liter kemahalan jika dilihat referensi harga minyak mentah dunia saat ini. Untuk menguji perasaan saya tersebut, saya pun mengumpulkan data-data dari berbagai sumber mengenai sejarah harga Pertamax, sejarah harga minyak mentah dunia dan juga sejarah kurs Rupiah-Dolar Amerika. Kenapa saya membandingkan ketiga hal tersebut? Biasanya harga minyak mentah dunia dan kurs Rupiah-Dolar Amerika adalah dua hal yang paling mempengaruhi harga jual BBM Non Subsidi ke konsumen.

Untuk mendapatkan data sejarah harga Pertamax, saya mendapatkannya dari Website ESDM. Untuk mendapatkan data sejarah harga minyak mentah dunia, saya mendapatkannya dari Web ini. Sedangkan untuk mendapatkan data sejarah kurs Rupiah-Dolar Amerika saya mendapatkannya dari Website BI.

Continue reading

Menunggu Pelaksanaan Ganjil Genap

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki rencana untuk melaksanakan program pembatasan kendaraan bermotor dengan metode nomor kendaraan ganjil dan genap. Rencananya program tersebut akan dilaksanakan mulai Maret 2013, entah Maret tanggal berapa. Namun rasanya ganjil genap akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat. Saya sebagai pengguna jalan di Jakarta sangat mengharapkan agar rencana tersebut menjadi kenyataan.

Pertanyaan yang timbul di benak kita mengenai program ini adalah, bagaimana cara kontrolnya? Kabarnya akan diadakan stiker untuk seluruh kendaraan yang terdaftar di Jakarta. Stiker dengan warna berbeda tersebut akan memudahkan petugas kepolisian dalam mengecek apakah pengguna kendaraan bermotor menggunakan nomor polisi yang sesuai atau tidak. Memang masih banyak kelemahan dari cara kontrol seperti ini, tapi kalau tidak segera dicoba, kita tidak akan pernah tahu efektifitas dan kelemahan sebuah program pembatasan kendaraan bermotor.

Continue reading

Terbantu oleh Web Pemantau Pintu Air

Web Pintu Air

Setelah saya menulis artikel mengenai web pemantau pintu air, saya pun rajin mengunjungi web tersebut. Yang selalu saya pantau adalah ketinggian pintu air Pesanggrahan. Kenapa Pesanggrahan? Karena pintu air tersebut berhubungan langsung dengan Sungai Pesanggrahan yang lewat di sisi barat komplek saya tinggal.

Untungnya dalam banjir besar Jakarta episode kali ini, saya selalu memperhatikan ketinggian air di Pintu Air Pesanggrahan selalu berada dalam kondisi bersahabat. Paling tinggi berada di kondisi Siaga III. Dalam 3 hari terakhir ini saya pantau ketinggian Pintu Air Pesanggrahan paling tinggi ada di level 195 cm. Normal menurut beberapa website berita yang saya temui adalah 150 cm.

Continue reading